“PENGANIAYAAN TERHADAP SEKJEND SERBUK INDONESIA KHAMID ISTAKHORI DALAM AKSI TOLAK OMNIBUS LAW DI MUARA ENIM.”

Aksi Menolak Omnibus Law di Muara Enim, Sumatera Selatan.

[PRESS RILIS KPBI SUMSEL]
(26 AGUSTUS 2020, JAM 16.00)

Hari ini, KPBI SUMSEL melakukan aksi Tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja, berlokasi di Simpang Tiga PT Tanjung Enim Lestari (TEL). Aksi berlangsung damai dan tertib. Peserta aksi bergantian melakukan orasi, pernyataan solidaritas, dan pemasangan spanduk.

Setelah berjalan kurang lebih 45 menit, datang beberapa orang manajemen PT Tanjung Enim Lestari yang dipimpin oleh Hendri Gunawan. Hendri Gunawan mempertanyakan aksi tersebut dengan alasan aksi tersebut dilakukan di lingkungan PT TEL. Pimpinan aksi sudah menjelaskan tentang pelaksanaan aksi tersebut. Sesudah selesai dengan pimpinan aksi, Hendri Gunawan mendekati Khamid Istakhori (Sekjend SERBUK Indonesia) dan mempertanyakan beberapa hal yang sebenarnya sudah dijelaskan oleh pimpinan aksi.

Perdebatan antara Khamid Istakhori dan Hendri Gunawan memancing emosi peserta aksi. Ketika peserta aksi marah dan mendekati Hendri Gunawan, Khamid mencoba melerai dan mengamankan peserta aksi agar tidak terjadi keributan yang lebih besar.

Setelah menenangkan massa aksi, Khamid Istakhori kembali berusaha mendatangi Hendri Gunawan untuk melanjutkan penjelasan. Tetapi, tanpa diduga, seorang pekerja PT TEL (diduga bernama Peri Pra Yogi) melakukan pemukulan terhadap Khamid Istakhori hingga terpental.

Penganiayaan terhadap Sekjend SERBUK Indonesia saat Aksi Menolak Omnibus Law di Muara Enim, Sumatera Selatan.
Penganiayaan terhadap Sekjend SERBUK Indonesia saat Aksi Menolak Omnibus Law di Muara Enim, Sumatera Selatan.

Akibat pemukulan tersebut, Khamid mengalami memar dan luka di wajah sebelah kiri. Selain itu, setelah mengalami pemukulan, sekarang Khamid mengeluhkan pusing, mual, keluhan sakit di kepala.

KPBI SUMSEL saat ini sedang melaporkan kasus penganiayaan ini kepada Polsek Gunung Megang, Muara Enim dan melakukan visum terhadap Khamid Istakhori.

BAGIKAN