Federasi Serikat Buruh Kerakyatan (SERBUK) Indonesia Mendukung Aksi Zombi AMT

Sebanyak 50 awak mobil tangki (AMT) Pertamina melakukan aksi berjalan kaki dengan berpenampilan seperti zombie. Aksi yang bertajuk ‘long march zombie Buruh AMT Tuntut Negara benahi BUMN’ ini dilakukan oleh para Buruh AMT dengan berjalan kaki sejauh 160 KM, dari Bandung menuju Istana Negara Jakarta. Aksi ini dimulai dengan berorasi di depan Gedung Sate Bandung pada hari jumat (13/10) sekitar pukul 15.00 WIB.

“Keadaan para zombi yang kacau ini menggambarkan bahwa kehidupan para AMT yang mengalami PHK Sepihak oleh Pertamina. kostum dan makeup zombi yang mereka kenakan juga merupakan ungkapan bahwa hukum di Indonesia telah mati. Sehingga para zombi ini bangkit untuk menuntut hukum yang adil,” ungkap Nuratmo selaku koordinator aksi ini. lebih jelas lagi ia menjelaskan bahwa nota pemeriksaan suku dinas tenaga kerja Jakarta Utara pada september 2016 menegaskan bahwa buruh AMT diangkat menjadi karyawan tetap. Alih-alih menaati hukum yang ada, Pertamina malah melakukan PHK sepihak terhadap para buruh AMT yang jumlahnya mencapai 1.095 orang.

Selama para AMT bekerja dengan status kerja yang tidak jelas di Pertamina, mereka juga dipaksa untuk bekerja lebih dari 12 jam perhari. Dengan beban kerja yang sangat berat inilah yang membuat angka kecelakaan cukup tinggi menimpa para buruh AMT. Menurut Nuratmo ini merupakan pelanggaran serius dilakukan oleh Pertamina terhadap Undang-Undang Ketenagakerjaan.

Federasi Serikat Buruh Kerakyatan (SERBUK) Indonesia mendukung penuh atas aksi long march zombi yang dilakukan oleh para buruh AMT Pertamina. Subono selaku Ketua Umum menegaskan bahwa SERBUK Indonesia akan menyambut kedatangan para zombi yang datang dari arah Bandung. Diperkirakan mereka sampai di Simpang Mutiara Karawang pada hari minggu (15/10) siang, dan menuju depot cikampek untuk melakukan orasi-orasi politik. “kami telah menyiapkan logistik dan akomodasi untuk para zombi AMT ketika mereka sampai di Karawang. Tentunya kami juga menyerukan kepada seluruh anggota untuk mendukung aksi yang dilakukan oleh kawan-kawan AMT yang sedang berjuang untuk menuntut keadilan,” tegasnya.

Selain menuntut status kerja dan jam kerja yang sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan, aksi yang mewakili ribuan AMT yang di PHK Sepihak sejak bulan juni 2017 ini menuntut agar Pertamina membayarkan upah lembur para buruh AMT yang belum dibayarkan sejak 2012 . “Beberapa tuntutan kami yaitu pemerintah harus membayar iuran BPJS crew AMT, agar tidak ditolak rumah sakit. Bayarkan pesangon dan upah semua pensiunan AMT dan bayarkan hak cuti tahunan AMT,” tutur Asep, salah satu zombi.

Long march dari Bandung menuju Jakarta yang dilakukan oleh para zombi AMT ini diperkirakan berlangsung selama 7 hari. “Titik akhir long march adalah Istana Negara, kami akan menagih janji Presiden. Bapak Jokowi pernah bilang bahwasanya Negara harus hadir disetiap persoalan rakyat,” tegas Nuratmo.

BAGIKAN